Jumat, 19 April 2013

MENGENAL IKAN GURAMI

Ikan Gurami
Ikan gurami adalah salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer dan memiliki banyak penggemar. Oleh karena itu nilai ekonomis ikan gurami juga sangat tinggi. Ikan ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Keungulan ikan gurami antara lain mudah dipelihara, dapat berkembang biak secara alami, dapat hidup di air tenang, serta harganya relatif mahal. Ikan ini memiliki organ pernapasan  tambahan sehingga bisa mengambil oksigen dari luar air tetapi sangat peka terhadap terhadap suhu rendah sehingga budidaya ikan gurami akan lebih produktif jika dilakukan di dataran rendah.

Morfologi dan Taksonomi Ikan Gurami

Ikan gurami memiliki bentuk tubuh pipih, tinggi, dan agak panjang yang ditutupi oleh sisik-sisik besar, kasar, serta kuat. Pada bagian bawah tubuhnya terdapat sirip perut dengan jari-jari yang berubah menjadi alat peraba. Dengan kondisi tubuh yang demikian menunjukkan bahwa ikan gurami adalah dengan habitat di perairan dalam dan tenang.  Kepada ikan gurami muda berbentuk lancip yang akan berubah menjadi agak bulat ketika sudah besar.  Ikan ini memiliki mulut kecil  dengan bibir bawah lebih menonjol dibandingkan bibir atas. Pada kepala gurami jantan yang sudah tua terdapat tonjolan seperti cula.



Tubuh ikan gurami umumnya berwarna biru kehitaman, pada bagian perut berwarna putih. Warna tersebut akan berubah menjelang dewasa, yakni pada bagian punggung berwarna cokelat dan pada bagian perut berwarna keperakan atau kekuningan. Pada sisi tubuhnya terdapat garis tegak berwarna hitam yang berjumlah 7-8 buah yang akan memudar saat sudah dewasa.

Jari-jari pertama pada sirip perut merupakan benang panjang yang berfungsi sebagai alat peraba. Ujung sirip punggung dan sirip dubut mencapai pangkal ekor. Sirip ekor berbentuk busur. Dasar sirip dada gurami betina terdapat tanda yang berupa sebuah lingkaran hitam.

Ikan gurami dapat tumbuh mencapai panjang 65 cm dan berat lebih dari 10 kg. Di Jawa ikan ini dikenal dengan nama gurami, grameh, atau brami. Di Sumatra dan Kalimantan dekenal dengan nama kalui, sialui, kalua, kalau, dan kalwe.

Daerah penyebaran ikan gurami antara lain Thailand, Sri Langka, Malaysia, Australia, Cina, India, dan Indonesia. Sementara itu, daerah penyebaran ikan gurami di Indonesia meliputi pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.

Klasifikasi Ikan Gurami

Filum              :  Chordata
Sub-filum        : Vetrtebrata
Kelas             :  Pisces
Bangsa           :  Perciformes Labirinthici
Sub-bangsa    :  Anabantoidei
Suku              :  Osphronemidae  Anabantidae
Marga            :  Osphronemus
Jenis               :  Osphronemus gouramy



Pertumbuhan Ikan Gurami

Secara umum, dihabitat alaminya ikan gurami mencapai panjang total sekitar 15 cm pada umur satu tahun, 25 cm pada umur dua tahun, dan 30 cm pada umur tiga tahun. Berbeda dengan burung dan mamalia, sebagian besar ikan mempunyai kapasitas meneruskan pertumbuhan selama hidupnya bila kondisi lingkungan hidupnya memungkinkan. Walaupun demikian pertumbuhan ikan pada usia tua relatif lebih lambat.

Pertumbuhan ikan gurami akan berlangsung cepat pada umur 3-5 tahun. Selanjutnya ikan gurami tua akan mempergunakan sebagian energi dan zat hara untuk pemeliharaan tubuhnya. Pertumbuhan awal individu mengalami perlambatan selama pematangan kelamin pertama kali. Sebagian besar energi dan zat hara dipergunakan untuk perkembangan kelamin. Selain itu, pertumbuhan juga akan mengalami perlambatan selama membuat sarang dan menjaga anaknya. Selama periode tersebut ikan gurami hanya sedikit mencari makanan dan bahkan bisa tidak makan sama sekali.